Thursday, August 10, 2017

Fight like sperm

did u ever remember when you were sperm?
how about me? im actually remember.
How i run so fast to get into microfili
How i beaten my competitor 
How i laugh when i was through them all

no, just dont take it seriously.
im just kidding.
this word just to remind my self, you and another.
that we are born to be champions, not a losers.

come on dhieks~




















Ps. that picture taken when i was in 3rd years Senior High School. I got 2nd place on LKS (Competency Of Student, Competition). 

Sunday, August 06, 2017

Where should i go

last week was my judgement day.

standing alone in front of class, agains five people maybe more examiner. lecturer
presentating my final report (called skripsi in my country).

you know what? what i expecting during these exam?
all of lecturers attack me with annoying and craziest question
but no~ i just through it all
and there were nothing, like i expected before.

i remember some question from mr. nurhudah
he ask me (bahasa inggris dari ikan patin). i ask "catfish sir" then "what about lele?" "catfish too sirm they're have a same name haha". after that mr. nurhuda ask me question that out of the topic of my report.

and finnaly, my tears was turning down when The elder lecturer called me was qualified.

**

now, 20 days left to the graduation ceremony.
i don't know yet, where i should to go
realist or idealis.

mr. mulyoto asked me to build hatchery of patin together after i graduated.
he prepared everything that we need to do this.
he said that "you don't work for me, but we do this together"
i just say yes, but not my parent.

they were say that i've been 4 years in college.
they expected after graduation i can work at a real office.
starting work from home, bring a lunchbox, use shirt and tie.
and at weekend i can spent time with them.

in my passion eyes.
i want to work with t-shirt and my black jeans.
i do my work whenever i want, whereever i want, whoever i want.
working at night and sleep all day long.
walking arround at this city to take a picture, video, and anything that i loved.
making art, digital art, somedrawing, publicating, organizing, etc...
maybe i must take "DKV Major, or Art Major, Or Film Producing Major"


















Friday, July 21, 2017

Siang dan Malam Bahagia



Just another song from Pee Wee Gaskins.

And this will lead to the time
We spent the night and talked about our lives
And don't forget to say goodnight
And I look you in the eyes
The temperature was cold but didn't mean anything
Since then I miss you everyday and everynight

Everyday and everynight 3x

I came between the doorstep and window
I'll let you see the part of the world you haven't seen before
So take me by the hand
Let's go
As this drama just begun 2x

Everyday and everynight 3x

I came between the doorstep and window
I'll let you see the part of the world you haven't seen before
So take me by the hand
Let's go
As this drama just begun 2x

Since then I miss you everyday and everynight

**

Haha aneh gak si suaranya.
Recording pakek hape.
Belum selesai lagunya eh si faruq dateng buat ngajarin bikin tabel.
Yaudah jadinya featuring faruq.
Enjoy~

Thursday, July 13, 2017

Melukai Bahagia

Hai bahagia,
ini sudah keberapa kalinya kita berjumpa
gue agak kurang paham
sebenarnya bagian ini pertemuan yang disengaja atau direncanakan?
gue pengen tanya deh sama kamu bahagia.
apakah kamu dengan kesedihan itu bermusuhan?
lalu siapa yang berlaku antagonis diantara kalian.

kudengar dari seorang bahwa kalian belum pernah bertegur sapa ya?
sejak kapan?
wah gue yakin itu waktu yang sangat lama
apakah sebaiknya kalian baikan saja
tapi bagaimana caranya ya~

Cara orang memandang bahagia tentu berbeda.
Begitu juga cara mendapatkannya.
Asal jangan saling melukai.

Berbicara tentang melukai.
Kembali lagi ke cerita di baris awal.
Apakah benar bahagia dan sedih saling bermusuhan?
Apakah benar mereka saling melukai.
Gue pengen tanya kalau kayak gitu.
Menurut perspektif kalian siapa yang jahat? kesedihan atau bahagia~.
Lalu apabila kamu melukai kesedihan untuk mendapatkan bahagiamu, apakah akan membuatmu puas?~

Bahagia dan kesedihan sebenarnya adalah satu individu.
Mereka nyata.
Kalau bahagia itu titik dua dan tutup kurung.
Kalau sedih itu titik dua buka kurung.

Kamu tahu tentang karma?
apakah di agamamu diajarkan tentang ini?
Di agamaku diajarkan tentang pembalasan.
Konsepnya tidak jauh berbeda, sama, malahan tidak ada bedanya.

Kalau kamu berbuat jahat di hari ini, kelak akan ada balasannya di hari esok.
Itu karma, Balasan juga.
Kalau kamu berbuat baik di hari ini, kelak kamu akan mendapat kebaikan di hari esok.
Itu karma bukan?

Merekam Bahagia

Hai Bahagia,
Ini tulisan ke-lima tentangmu yaa.
Banyak orang berbisik bahwa tulisannya terlalu berat.
Sulit dimengerti.
Lah, gue sama sekali enggak menggantungkan barbel di rangkaian kata-kata itu kok.
Atau mengikatnya erat pada pasak yang dihempaskan ke bumi.

Ada unsur kesengajaan memang.
Gue sendiri gak cukup sekali untuk memahami tulisan sendiri.
Memang aneh.. gue emang udah aneh kok semenjak lahir.
Jadi gini, gue inget waktu gue masih umur 3 tahun.
Ga inget banget sih, ingatan ini dibantu dengan melihat potret tubuh gue pada saat itu.
Belum lama kemarin gue lihat tumpukan foto-foto tua di rumah.
Salah satunya gue lihat gue sedang makan mie, yaa mie instan.
Emang gak baik makan mie instant, apalagi masih kecil.
Tapi kepalang gampang dimasak, sama rasanya juga enak, apalagi harganya tidak terlalu menanjak.
Gue makan mie instantnya bukan di piring.
Mie nya gue tumpahin ke lantai, terus gue makan yang ada di lantai.
Kemiringan otak ini sudah terjadi sejak gue kecil ternyata.
Jadi jangan heran ya.

**

Ada banyak cara untuk merekam bahagia.
Kenapa harus merekam bahagia?
Karena untuk memutarnya kembali di waktu yang akan datang.
Ya untuk jaga2 apabila kita enggak kebagian bahagia di masa itu.
Putar saja bahagia yang lama, seenggaknya rasanya gak jauh beda.

Sekarang gue mau cerita beberapa lagu favorit gue.
Kalau gue denger lagu ini, ada beberapa moment yang gue inget.
Seakan memori itu menempel pada nada2 lagu itu.

**

Time - Thirteen
Sebuah lagu akustik yang dibawakan oleh band cadas asal ibukota ini membawa kenangan sendiri buat gue.
Waktu itu gue sedang dirawat di rumah sakit. 
Emang lagu ini sedang tenar belakangan itu.
Setiap malam gue denger lagu ini.
Mungkin karena ada satu baris dari liriknya yang kayak gini
Hospital hallways aren't meant for this..

Dan kalo gue denger lagu ini ada satu hal yang gue inget.
Ada dua temen gue yang dateng jenguk, mereka baru pulang les.
Kebetulan juga tempat les nya enggak jauh dari rumah sakit.
Sebelum dateng dia juga ngirim pesan singkat.
"dik, tapi maaf ya gabisa bawa apa-apa"
Men, sebenernya makanan-makanan yang dibawain sewaktu jenguk orang sakit itu bukan untuk orang sakitnya.
Tapi buat yang nunggu hahaha.
Pas mereka dateng, suasana ruang rawat gue berubah seketika.
Dibanjiri oleh tawa dan obrolan hangat.
Satu hal yang membuat gue semangat kembali untuk menjalani hidup.
Semangat untuk melawan rasa sakit itu.
sumpah lebay bgt haha.
Salah satu potret merekam bahagia terpancar dari kisah itu.

Samurai Blue - ZZ
Lagu ini sering gue puter barengan dua sahabat gue di bangku SMP.
Hilmy & Septian.
Sepulang sekolah biasanya kita engga langsung pulang.
Parkiran atau kantin menjadi pilihan kita untuk singgah sementara.
Sambil berbincang ringan.
Sambil memakan makanan ringan.
Berbagi tawa juga sering kami lakukan.

Hawaiian Roller Coster Ride
Salau satu OST dari Film animasi Lilo & Stitch
waktu sd, sepulang sekolah gue seneng banget main PS.
game yang gue mainin ya Lilo & Stitch.
Singkatnya kalau gue denger lagu ini, seperti menarik gue ke jaman SD itu.

**

Tulisannya udah mulai panjang dik, Masih ada yang mau baca ga kalau udah sepanjang ini?~
Prinsip gue menulis bukan untuk dibaca, Kalau prinsip elu menulis untuk dibaca, apa bedanya dengan telanjang biar dilihat orang?.
Kalau ada yang baca ya syukur, kalau engga pun bukan alesan gue buat berhenti nulis..

Diveregensi Kebutuhan dan Keinginan

pernah suatu hari gue berjalan diantara penjual-penjual buku bekas
entah kenapa gue rasa bahagia sekali
walaupun hanya sekedar melihat-lihat tumpukan buku itu
sesekali gue coba ambil buku yang dirasa menarik
sampulnya lucu
membalikan pada bagian belakang, dan membaca sinopsisnya
ternyata gue tertarik..
gue beli buku itu
sesampainya dirumah
sambil merebahkan badan di lantai
membuka-buka buku itu
membacanya dengan seksama
sesekali memperhatikan gambar yang ada di covernya
wah bagus, senang, bahagia.

Enggak lama perut ini seperti berbunyi
ternyata benar, dinding-dinding usus saling bergesek
terasa perih sedikit
seakan berkata, "kamu telat makan"
bergegas gue menuju dapur
mengambil piring yang tersusun rapih di raknya

singkat cerita gue udah selesai makan
perut seakan lebih kencang dibanding tadi
enak, tenang, tinggal tidur siang deh.

**

"Tergantung bagaimana elu menyikapinya
Kalau yang elu dapat besar, tapi ga bahagia, ya percuma.
Misalnya gini, tempe orek dengan bumbu yang lengkap
dimasak dengan penuh cinta akan lebih enak dibanding ayam potong yang direbus
dan dimakan dengan kecap saja" - Nelvan Subayu






Wednesday, July 12, 2017

Memilih Bahagia

Potret pendidikan di indonesia.
Biasanya dipengaruhi oleh rasa Gengsi.
jarang sekali anak manusia di bumi pertiwi ini.
yang benar-benar jatuh pada pilihan hati.

Atau terkadang, ada suara sumbang yang menyerka.
Pilih apa saja, yang penting disana.
iya betul, enggak penting jurusannya.
yang penting kampusnya, universitasnya.

Atau terkadang, kampus itu kampus keluarga.
maksudnya, uyut, kakek, ayah..
semua menempuh pendidikannya disana.
Kamu gak boleh memutuskan tradisi keluarga.

Benar-benar dangkal.

Atau terkadang, masalah materi.
ini yang agak susah untuk ditoleri.
Sang anak paham bahwa dia berisi.
tapi tak mau membebani.

**

Pernah dengan suatu cuitan dari orang yang lumayan terkenal.
"kalau anak anda nilai seni-nya 90 dan matematikannya 60, apa yang ada lakukan?".
kebanyakan orang tua akan memfokuskan anaknya agar belajar matematika lebih intens.
Bahkan tak jarang, anaknya dipaksa untuk les di pagi siang dan malam.
Agar nilainya di semester mendatang bisa seimbang.
Percaya deh, manusia enggak diciptakan untuk bisa ahli dalam segala bidang.

Itu yang mungkin terjadi di bangsa kita saat ini.
Manusia seakan ingin bisa semua.
Melakukan semua, apalagi yang berkuasa.
Lalu bagaimana rakyat kecil?
iya bisa juga semua..
Menangis, menderita, meratap semuanya mereka lakukan.

Masuk kuliah karena terpaksa.
Menjalani 8 semester yang bukan diri sendiri itu susah lho.
Ketika lulus, dipaksa lagi untuk bisa membangun negeri.
Kalau awalnya bukan dari hati, apakah bisa di amini?.

Krisis SDM.
Akhirnya, berdampak di dunia kerja.
Melakukan yang bukan passion.
"ah, yang penting absen, masuk kerja, pulang deh"


**


Gue sendiri merasa seperti itu.
Gue kuliah di tempat yang bagus, bagus banget.
Tapi ini bukan tempat gue.
Terlepas dari garis takdir yang telah di tuliskan oleh Tuhan.

Banyak orang diluar sana yang lebih pantas di posisi ini.
Bayangin aja, makan tidur gue.
Listrik dan air gue.
Semua dibiayai negara.
Yang notabene, diambil dari pajak.
Mungkin aja pajak-pajak ini dari orang yang lebih susah dari kita?.
Udah gitu kuliahnya gak pake hati.
Aduh sungguh merugi..

Terus bagaimana untuk menjadi yang terbaik?.
Di putih abu gue udah cukup mendapatkannya.
Sekarang gue lebih menekankan jiwa.
untuk jadi diri sendiri saja..

Di akademik emang gue seperti menyerahkan saja pada takdir.
di kegiatan ekskuler, banyak banget yang gue dapet.
Tentang bagaimana bisa bekerja di bawah tekanan.
Tentang bagaimana menghubungi atasan.
Tentang bagaimana bekerja dengan team.
Tentang bagaimana membagi waktu.
Tentang bagaimana memilih kebutuhan atau keinginan?.
Tentang pengembangan diri, dan melakukan yang elu suka.

Di sela-sela kehidupan asrama.
gue banyak menghabiskan waktu menatap layar kaca.
mendalami apa yang benar-benar gue suka
dan yap gue bisa.

Kalaupun gue engga kerja sejalur dengan pendidikan ini.
gue udah siap, gue punya pegangan.
Tapi apakah dunia kerja bisa menerima
tanpa dibekali dengan pendidikan formal?

bisa kali dik,.
Hidup itu bukan cuma tentang bagaimana kamu bisa melakukan.
Atau kamu mau melakukan.
Tapi, tentang kamu kenal dengan banyak orang..

Kamu kenal dengan seeorang.
dan dia adalah power ranger.
dan kamu suka menggambar.
siapa tahu power ranger nya bosan dengan kostum lama.
Ranger merah : "eh dik, buatin gue kostum baru dong, yang lebih trendy gituu"

**

Sekarang gue pengen habisin satu tahun gue setelah lulus untuk bebas berkarya.
yaa, benar-benar menjalani apa yang gue suka.
bener-bener passion gue.